Polda Bali Pastikan Stok BBM Pertamina Denpasar dan SPBU Bali Aman, Pengawasan SPBU dan Depo Pertamina Diperketat Jelang Natal

Admin RedMOL
0

Foto istimewa

DENPASAR, BALI – Kepolisian Daerah (Polda) Bali memperkuat pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) menjelang perayaan Natal 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman dan terkendali di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat serta wisatawan di Pulau Dewata.

Pada Senin, 2 November 2026, Polda Bali melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Depo Pertamina di kawasan Pesanggrahan, Denpasar. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi terulangnya kelangkaan BBM yang sebelumnya sempat terjadi di sejumlah wilayah, seperti Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar.

Pengecekan dipimpin Wakil Direktur Reskrimsus Polda Bali AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., bersama personel Unit 2 Subdit IV Ditreskrimsus Polda Bali. Selain memastikan ketersediaan stok, kegiatan tersebut bertujuan memantau kelancaran distribusi BBM sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Wisnu Prabowo, S.I.K., M.M., mengatakan pengawasan dilakukan secara preventif melalui koordinasi intensif dengan PT Pertamina. Pemantauan terhadap perkembangan stok BBM juga dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan di wilayah Bali.

Dalam kunjungan ke Depo Pertamina Pesanggrahan, Denpasar, jajaran Ditreskrimsus Polda Bali memperoleh informasi mengenai kondisi persediaan BBM dari perwakilan Pertamina, termasuk SBM Denpasar-Badung Azam Akbar Hawari beserta tim.

Berdasarkan data yang disampaikan pihak Pertamina, persediaan BBM di Depo Pertamina Bali per 2 November 2026 tercatat sebagai berikut:

* Pertalite: 30.000 kiloliter (KL).
* Pertamax: 19.000 KL.
* Solar: 19.550 KL.

Dengan persediaan tersebut, stok BBM diperkirakan masih mencukupi kebutuhan selama 13 hingga 20 hari ke depan. Pertamina juga menjadwalkan pasokan tambahan masuk ke depo dalam waktu sekitar dua hari, sehingga ketersediaan BBM di Bali diharapkan tetap terjaga.

Polda Bali menilai pengecekan langsung penting untuk memastikan seluruh rantai pasok dan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan tersebut sekaligus dilakukan untuk mencegah potensi penyimpangan, penimbunan, maupun praktik lain yang dapat mengganggu kepentingan masyarakat.

Kebutuhan BBM diperkirakan meningkat menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat serta arus kunjungan wisatawan ke Bali.

Polda Bali mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Masyarakat juga diminta menggunakan BBM sesuai kebutuhan serta menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam distribusi atau penjualan BBM.

Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal keamanan, kelancaran distribusi, dan ketersediaan BBM demi menjaga kepentingan masyarakat serta mendukung stabilitas perekonomian di Bali.

Reborn
Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)